Di sejumlah titik ruas jalan di Kota Pekalongan, saat ini tampak banyak bangunan mirip tiang listrik namun dihiasi semacam dedauan di ujung atas tiang. Ternyata, bangunan tersebut adalah infrastruktur untuk jaringan telekomunikasi (BTS), namun dikhususkan untuk jaringan 4G.
Di Kota Pekalongan sendiri, tercatat sudah ada 60 BTS yang diistilahkan dengan antena telekomunikasi yang tersebar di berbagai titik. “Itu sebenarnya tidak berbeda dengan menara-menara telekomunikasi yang sudah ada. Tapi ini spek khusus, yang istilahya mikro menara telekomunikasi atau monopole,” terang Kepala Diskominfo Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso.
Dijelaskan Sri Budi, sementara ini antena telekomunikasi tersebut belum dioperasikan dan juga belum disewa oleh provider manapun. Monopole yang ada saat ini baru dituntaskan pada tahap pembanguan infrastruktur dan masih persiapan untuk pengoperasiannya. Kemudian, berbeda dengan menara telekomunikasi yang biasanya menggunakan tanah milik masyarakat dengan sistem sewa namun untuk monopole menggunakan tanah milik Pemda dengan menggunakan badan jalan.
Tampilkan postingan dengan label Pekalongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pekalongan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 06 April 2016
Kamis, 15 November 2012
Kota Pekalongan Dalam Angka 2010/2011
Kata Pengantar dalam buku "Kota Pekalongan Dalam Angka 2010/2011"
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Berkat rahmat Allah SWT, buku KOTA PEKALONGAN DALAM ANGKA 2010/2011 ini telah dapat diterbitkan. Kota Pekalongan Dalam Angka 2010/2011 adalah publikasi tahunan data statistik dan merupakan kelanjutan publikasi sebelumnya, disusun oleh Badan Pusat Statistik Kota Pekalongan.
Di dalamnya disajikan beraneka jenis data dari berbagai bidang serta dilengkapi dengan ulasan deskriptif. Gambaran mengenai keadaan geografi, pemerintahan, penduduk dan tenaga kerja, sosial ekonomi dan sebagainya secara series disajikan dalam buku ini serta dilengkapi dengan beberapa grafik. Publikasi ini juga mengalami beberapa perbaikan, berupa penambahan dan penyederhanaan, walaupun demikian untuk menjaga kontinuitas data, bentuk dan jenis tabel tetap dipertahankan.
Publikasi ini dapat terbit berkat kerjasama dan bantuan dari berbagai pihak, baik instansi Pemerintah maupun Swasta. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Walikota Pekalongan atas perhatian dan dukungannya. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan data/informasi yang diperlukan.
Download : Pekalongan Dalam Angka 2010/2011Disadari sepenuhnya bahwa publikasi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu guna meningkatkan mutu publikasi pada tahun berikutnya, saran dan kritik sangat kami harapkan.
Minggu, 03 April 2011
Video Mapping Museum Batik Pekalongan
Setelah sukses menggelar pertunjukkan di Museum Fatahillah dan Universitas Pelita Harapan, kini giliran Museum Batik di Pekalongan yang akan menjadi “layar” dalam pertunjukkan multimedia 3D video mapping.
Video mapping merupakan kombinasi penggunaan teknologi animasi komputer dengan mengunakan proyektor berskala besar untuk menampilkan animasi tersebut. Nah, sebagai layarnya digunakanlah fasad gedung.
Pemilihan Museum Batik sendiri merupakan rangkaian ulang tahun kota Pekalongan yang ke-105. Kegiatan ini sekaligus dalam rangka menguatkan citra Kota Pekalongan sebagai pusat batik dunia dan menjadikan kota ini sebagai tolak ukur perkembangan batik yang bisa menginspirasi seni batik di dunia.
“Kami akan mengangkat kisah tentang sejarah dan perkembangan batik pekalongan, serta konflik yang dihadapi para pengrajin batik, dan inovasi untuk membangkitkan industri batik di Pekalongan,” kata Adi dari Sembilan Matahari, sambil menegaskan bahwa pertunjukkan ini digambarkan dengan teknologi visualisasi baru yang memungkinkan gambar animasi atau film dapat diproyeksikan pada gedung Museum Batik.
Acara yang mengambil tema “World’s City of Batik” tersebut digelar pada Sabtu (2/4) akhir pekan ini yang bertempat di Museum Batik, Lapangan Jetayu, Pekalongan, Jawa Tengah pada pukul 21.00 malam.
“Penggabungan ilustrasi dan 3D animasi yang mengedepankan motif batik, membuat pengunjung dapat menikmati keindahan batik tidak hanya pada material kain tetapi juga pada fasad gedung,” lanjutnya.
Video mapping merupakan kombinasi penggunaan teknologi animasi komputer dengan mengunakan proyektor berskala besar untuk menampilkan animasi tersebut. Nah, sebagai layarnya digunakanlah fasad gedung.
| by way |
Pemilihan Museum Batik sendiri merupakan rangkaian ulang tahun kota Pekalongan yang ke-105. Kegiatan ini sekaligus dalam rangka menguatkan citra Kota Pekalongan sebagai pusat batik dunia dan menjadikan kota ini sebagai tolak ukur perkembangan batik yang bisa menginspirasi seni batik di dunia.
“Kami akan mengangkat kisah tentang sejarah dan perkembangan batik pekalongan, serta konflik yang dihadapi para pengrajin batik, dan inovasi untuk membangkitkan industri batik di Pekalongan,” kata Adi dari Sembilan Matahari, sambil menegaskan bahwa pertunjukkan ini digambarkan dengan teknologi visualisasi baru yang memungkinkan gambar animasi atau film dapat diproyeksikan pada gedung Museum Batik.
Acara yang mengambil tema “World’s City of Batik” tersebut digelar pada Sabtu (2/4) akhir pekan ini yang bertempat di Museum Batik, Lapangan Jetayu, Pekalongan, Jawa Tengah pada pukul 21.00 malam.
“Penggabungan ilustrasi dan 3D animasi yang mengedepankan motif batik, membuat pengunjung dapat menikmati keindahan batik tidak hanya pada material kain tetapi juga pada fasad gedung,” lanjutnya.
Senin, 28 Maret 2011
Kota Pekalongan Dalam Angka 2009
Assalamualaikum Wr. Wb.
Kota Pekalongan Dalam Angka ini memberikan gambaran hasil-hasil pembangunan yang berwujud angka-angka statistik. Penyajiannya secara serial lima tahunan dan per Kecamatan, dimaksudkan agar setiap data dapat dianalisis kecenderungan dan penyebarannya menurut wilayah dan sektoral.
Jumat, 18 Maret 2011
Rakernas Jaringan Kota Pusaka Akan Digelar Di Kota Batik
Untuk melestarikan berbagai pesona cagar budaya yang ada di seluruh Indonesia, sebanyak 32 walikota se Indonesia yang tergabung dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia atau JKPI akan mengadakan rakernas dan pameran di kota Pekalongan tanggal 1 hingga 2 april mendatang.
Kepala bidang pariwisata Dishubkominfoparbud kota Pekalongan Doyo Budi Wibowo kepada reporter radio kota batik mengatakan, dari hasil Rakernas JKPI yang pertama di Ternate tahun lalu, peserta Rakernas sepakat bahwa penyelengara rakernas yang ke dua di laksanakan di kota Pekalongan.
Doyo menjelaskan dalam kesempatan itu masing-masing daerah akan menampilkan kesenian tradisional dari wilayahnya di lapangan mataram tanggal 1 April mendatang . Sementara dari delegasi Kota Pekalongan akan menampilkan sintren garapan dan tarian sufi. Doyo menambahkan acara rakernas ini digelar bertepatan dengan peringatan hari jadi kota Pekalongan yang ke 105.
Sumber : radiokotabatik
Langganan:
Postingan (Atom)











